Internet sangat berguna dalam kehidupan
sehari-hari saya. Jika menyalakan komputer tanpa tersambung ke internet
rasanya seperti makan garam tanpa sayur, eh... salah makan sayur tanpa
garam hehehe...
hambar rasanya. Internet banyak memenuhi kebutuhan saya tentang informasi yang aktual dan terkini.
Manfaat yang saya dapatkan selama bersurfing ria diinternet diantaranya :
1. Sebagai ajang pembelajaran. Diinternet saya cukup banyak mendapatkan ilmu baru yang tidak saya
temukan dari perkuliahan semacam tutorial-tutorial baru yang banyak diposting oleh surfer-surfer
lainnya untuk sekedar share pengetahuan.
2. Ajang Promosi Barang/karya pribadi. Melalui internet dapat mengakses situs-situs komunitas tertentu
untuk sekedar gabung dengan komunitas yang memiliki minat yang sama dan mulai promosiin apa yang
kita miliki.
3. Mendapatkan informasi yang up to date mendapatkan berita-berita terkini seputar apa saja yang kita
inginkan.
4. Media komunikasi dan belanja online. Melalui internet kita dapat terhubung dengan banyak user dari
seluruh belahan dunia. Melalui teknologi jaringan yang ada.
5. Pusat hiburan multimedia. Melalui internet kita dapat melihat tampilan video, musik(Mp3), foto dari
segala penjuru yang dishare juga diinternet.
Pakailah intenet dengan mengakses situ-situs yang memiliki sertifikasi
bebas spyware,sparmware agar tidak merugikan anda dan merusak komputer
anda.
Manfaatkan situs-situs tertentu untuk peng update an software-software yang sedang berjalan dalam komputer anda.
3. Sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul,
4. (yang berada) diatas jalan yang lurus,
5. (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,
6. agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai.
7. Sesungguhnya telah pasti Berlaku Perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka, kerena mereka tidak beriman.
8.
Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan
mereka (diangkat) ke dagu, Maka karena itu mereka tertengadah.
9.
dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding
(pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat
melihat.
10.
sama saja bagi mereka Apakah kamu memberi peringatan kepada mereka
ataukah kamu tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan
beriman.
11.
Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau
mengikuti peringatan[1264] dan yang takut kepada Tuhan yang Maha Pemurah
walaupun Dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan
ampunan dan pahala yang mulia.
12.
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa
yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan
segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh
Mahfuzh).
13. dan buatlah bagi mereka suatu perumpamaan, Yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan-utusan datang kepada mereka.
14.
(yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu
mereka mendustakan keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang
ketiga, Maka ketiga utusan itu berkata: "Sesungguhnya Kami adalah
orang-orang di utus kepadamu".
15.
mereka menjawab: "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti Kami dan
Allah yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain
hanyalah pendusta belaka".
16. mereka berkata: "Tuhan Kami mengetahui bahwa Sesungguhnya Kami adalah orang yang diutus kepada kamu".
17. dan kewajiban Kami tidak lain hanyalah menyampaikan (perintah Allah) dengan jelas".
18.
mereka menjawab: "Sesungguhnya Kami bernasib malang karena kamu,
Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya Kami akan
merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami".
19.
utusan-utusan itu berkata: "Kemalangan kamu adalah karena kamu sendiri.
Apakah jika kamu diberi peringatan (kamu bernasib malang)? sebenarnya
kamu adalah kaum yang melampui batas".
20. dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu".
21. ikutilah orang yang tiada minta Balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
22. mengapa aku tidak menyembah (tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan?
23.
mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain nya jika (Allah) yang
Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafaat mereka
tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula)
dapat menyelamatkanku?
24. Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata.
25. Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; Maka dengarkanlah (pengakuan keimanan) ku.
26. dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke syurga"[1265]. ia berkata: "Alangkah baiknya Sekiranya kamumku mengetahui.
27. apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku Termasuk orang-orang yang dimuliakan".
28.
dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah Dia (meninggal) suatu
pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya.
29. tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; Maka tiba-tiba mereka semuanya mati.
30.
Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang
seorang Rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu
memperolok-olokkannya.
31.
tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka
yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami
binasakan) itu tiada kembali kepada mereka[1266].
32. dan Setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada kami.
33.
dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi
yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya
biji-bijian, Maka daripadanya mereka makan.
34. dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,
35.
supaya mereka dapat Makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan
oleh tangan mereka. Maka Mengapakah mereka tidak bersyukur?
36.
Maha suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik
dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari
apa yang tidak mereka ketahui.
37.
dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam;
Kami tanggalkan siang dari malam itu, Maka dengan serta merta mereka
berada dalam kegelapan.
38. dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui.
39.
dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah
Dia sampai ke manzilah yang terakhir) Kembalilah Dia sebagai bentuk
tandan yang tua[1267].
40.
tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak
dapat mendahului siang. dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
41.
dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa
Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan.
42. dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu[1268].
43.
dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, Maka
Tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan.
44.
tetapi (kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan
untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika.
45.
dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang
dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat",
(niscaya mereka berpaling).
46.
dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda
kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.
47.
dan apabila dikatakakan kepada mereka: "Nafkahkanlah sebahagian dari
reski yang diberikan Allah kepadamu", Maka orang-orang yang kafir itu
berkata kepada orang-orang yang beriman: "Apakah Kami akan memberi Makan
kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan
memberinya makan, Tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata".
48. dan mereka berkata: "Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?".
49. mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja[1269] yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
50. lalu mereka tidak Kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya.
51. dan ditiuplah sangkalala[1270], Maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.
52.
mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! siapakah yang membangkitkan
Kami dari tempat-tidur Kami (kubur)?". Inilah yang dijanjikan (tuhan)
yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya).
53. tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, Maka tiba- tiba mereka semua dikumpulkan kepada kami.
54.
Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu
tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan.
55. Sesungguhnya penghuni syurga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).
56. mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan.
57. di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.
58. (kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai Ucapan selamat dari Tuhan yang Maha Penyayang.
59.
dan (Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari
orang-orang mukmin) pada hari ini, Hai orang-orang yang berbuat jahat.
60.
Bukankah aku telah memerintahkan kepadamu Hai Bani Adam supaya kamu
tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang
nyata bagi kamu",
61. dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.
62. Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka Apakah kamu tidak memikirkan ?.
63. Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya).
64. masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya.
65.
pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami
tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang
dahulu mereka usahakan.
66.
dan Jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata
mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah
mereka dapat melihat(nya).
67.
dan Jikalau Kami menghendaki pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka
berada; Maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula)
sanggup kembali.
68.
dan Barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan
Dia kepada kejadian(nya)[1271]. Maka Apakah mereka tidak memikirkan?
69.
dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu
tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan
kitab yang memberi penerangan.
70.
supaya Dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup
(hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang
kafir.
71.
dan Apakah mereka tidak melihat bahwa Sesungguhnya Kami telah
menciptakan binatang ternak untuk mereka Yaitu sebahagian dari apa yang
telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka
menguasainya?
72.
dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; Maka
sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan.
73. dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka Mengapakah mereka tidak bersyukur?
74. mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan.
75.
berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; Padahal berhala-
berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka.
76.
Maka janganlah Ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami
mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan.
77.
dan Apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari
setitik air (mani), Maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!
78.
dan ia membuat perumpamaan bagi kami; dan Dia lupa kepada kejadiannya;
ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang
telah hancur luluh?"
79.
Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali
yang pertama. dan Dia Maha mengetahui tentang segala makhluk.
80. Yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, Maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu".
81.
dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa
menciptakan yang serupa dengan itu? benar, Dia berkuasa. dan Dialah Maha
Pencipta lagi Maha mengetahui.
82. Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia.
83. Maka Maha suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13
Al-Mushawwir
المصور
Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)
14
Al-Ghaffaar
الغفار
Yang Maha Pengampun
15
Al-Qahhaar
القهار
Yang Maha Memaksa
16
Al-Wahhaab
الوهاب
Yang Maha Pemberi Karunia
17
Ar-Razzaaq
الرزاق
Yang Maha Pemberi Rezeki
18
Al-Fattaah
الفتاح
Yang Maha Pembuka Rahmat
19
Al `Aliim
العليم
Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20
Al-Qaabidh
القابض
Yang Maha Menyempitkan (makhluk-Nya)
21
Al-Baasith
الباسط
Yang Maha Melapangkan (makhluk-Nya)
22
Al-Khaafidh
الخافض
Yang Maha Merendahkan (makhluk-Nya)
23
Ar-Raafi`
الرافع
Yang Maha Meninggikan (makhluk-Nya)
24
Al-Mu`izz
المعز
Yang Maha Memuliakan (makhluk-Nya)
25
Al-Mudzil
المذل
Yang Maha Menghinakan (makhluk-Nya)
26
Al-Samii`
السميع
Yang Maha Mendengar
27
Al-Bashiir
البصير
Yang Maha Melihat
28
Al-Hakam
الحكم
Yang Maha Menetapkan
29
Al-‘Adl
العدل
Yang Maha Adil
30
Al-Lathiif
اللطيف
Yang Maha Lembut
31
Al-Khabiir
الخبير
Yang Maha Mengenal
32
Al-Haliim
الحليم
Yang Maha Penyantun
33
Al-‘Azhiim
العظيم
Yang Maha Agung
34
Al-Ghafuur
الغفور
Yang Maha Pengampun
35
As-Syakuur
الشكور
Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36
Al-‘Aliy
العلى
Yang Maha Tinggi
37
Al-Kabiir
الكبير
Yang Maha Besar
38
Al-Hafizh
الحفيظ
Yang Maha Memelihara
39
Al-Muqiit
المقيت
Yang Maha Pemberi Kecukupan
40
Al-Hasiib
الحسيب
Yang Maha Membuat Perhitungan
41
Al-Jaliil
الجليل
Yang Maha Mulia
42
Al-Kariim
الكريم
Yang Maha Mulia
43
Ar-Raqiib
الرقيب
Yang Maha Mengawasi
44
Al-Mujiib
المجيب
Yang Maha Mengabulkan
45
Al-Waasi`
الواسع
Yang Maha Luas
46
Al-Hakiim
الحكيم
Yang Maha Maka Bijaksana
47
Al-Waduud
الودود
Yang Maha Mengasihi
48
Al-Majiid
المجيد
Yang Maha Mulia
49
Al-Baa’its
الباعث
Yang Maha Membangkitkan
50
As-Syahiid
الشهيد
Yang Maha Menyaksikan
51
Al-Haqq
الحق
Yang Maha Benar
52
Al-Wakiil
الوكيل
Yang Maha Memelihara
53
Al-Qawiyyu
القوى
Yang Maha Kuat
54
Al -Matiin
المتين
Yang Maha Kokoh
55
Al-Waliyy
الولى
Yang Maha Melindungi
56
Al-Hamiid
الحميد
Yang Maha Terpuji
57
Al-Muhshii
المحصى
Yang Maha Mengkalkulasi
58
Al-Mubdi`
المبدئ
Yang Maha Memulai
59
Al-Mu`iid
المعيد
Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
60
Al-Muhyii
المحيى
Yang Maha Menghidupkan
61
Al-Mumiitu
المميت
Yang Maha Mematikan
62
Al-Hayyu
الحي
Yang Maha Hidup
63
Al-Qayyuum
القيوم
Yang Maha Mandiri
64
Al-Waajid
الواجد
Yang Maha Penemu
65
Al-Maajid
الماجد
Yang Maha Mulia
66
Al-Wahiid
الواحد
Yang Maha Tunggal
67
Al-Ahad
الاحد
Yang Maha Esa
68
As-Shamad
الصمد
Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
69
Al-Qaadir
القادر
Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70
Al-Muqtadir
المقتدر
Yang Maha Berkuasa
71
Al-Muqaddim
المقدم
Yang Maha Mendahulukan
72
Al-Mu`akkhir
المؤخر
Yang Maha Mengakhirkan
73
Al-Awwal
الأول
Yang Maha Awal
74
Al-Aakhir
الأخر
Yang Maha Akhir
75
Az-Zhaahir
الظاهر
Yang Maha Nyata
76
Al-Baathin
الباطن
Yang Maha Ghaib
77
Al-Waali
الوالي
Yang Maha Memerintah
78
Al-Muta`aalii
المتعالي
Yang Maha Tinggi
79
Al-Barri
البر
Yang Maha Penderma
80
At-Tawwaab
التواب
Yang Maha Penerima Tobat
81
Al-Muntaqim
المنتقم
Yang Maha Pemberi Balasan
82
Al-Afuww
العفو
Yang Maha Pemaaf
83
Ar-Ra`uuf
الرؤوف
Yang Maha Pengasuh
84
Malikul Mulk
مالك الملك
Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85
Dzul Jalaali Wal Ikraam
ذو الجلال و الإكرام
Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86
Al-Muqsith
المقسط
Yang Maha Pemberi Keadilan
87
Al-Jamii`
الجامع
Yang Maha Mengumpulkan
88
Al-Ghaniyy
الغنى
Yang Maha Kaya
89
Al-Mughnii
المغنى
Yang Maha Pemberi Kekayaan
90
Al-Maani
المانع
Yang Maha Mencegah
91
Ad-Dhaar
الضار
Yang Maha Penimpa Kemudharatan
92
An-Nafii`
النافع
Yang Maha Memberi Manfaat
93
An-Nuur
النور
Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94
Al-Haadii
الهادئ
Yang Maha Pemberi Petunjuk
95
Al-Baadii
البديع
Yang Indah Tidak Mempunyai Banding
96
Al-Baaqii
الباقي
Yang Maha Kekal
97
Al-Waarits
الوارث
Yang Maha Pewaris
98
Ar-Rasyiid
الرشيد
Yang Maha Pandai
99
As-Shabuur
الصبور
Yang Maha Sabar
Ada suatu kepercayaan pada sebagian
kalangan perihal keutamaan (fadhilah) dari satu per satu nama-nama
(Asmaul Husna) tersebut. Hal itu tentunya hanyalah isu atau karangan,
yang tidak ada dalilnya, bahkan hal itu cenderung menjadi suatu hal yang
bersifat bid’ah (mengada-ada).